UNBAJA

Lets share our knowledge

By

Re-Jaringan Komputer – Dina Nur Baetti (Keaktifan 3)

Assalamualaikum Wr.Wb

Hai teman-teman semua…

Bertemu lagi bersama saya Dina Nur Baetti dari Fakultas Ilmu Komputer pada jurusan Manajemen Informatika Semester 3 (ganjil) di Universitas Banten Jaya. Disini saya akan menjelaskan mengenai Jaringan Komputer.

 

Sebelumnya ada yang sudah tahu belum Jaringan Komputer itu apa??

A. Pengertian dari Jaringan Komputer

Yang dimaksud dengan Jaringan Komputer adalah kumpulan dari beberapa komputer yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya, yang dapat melakukan akses secara bersama-sama terhadap resources (aplikasi program, data, dll) yang tersedia.

B. Macam-Macam Jaringan Komputer

  • Loca Area Network (LAN) /Jaringan Area Lokal.
  • Metropolitan Area Network (MAN) / Jaringan area Metropolitan
  • Wide Area Network (WAN) / Jaringan area Skala Besar
  • Intranet & Internet

Internet : Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan ‘inter-network’) ialah rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Intranet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

Intranet juga dapat didefinisikan sebagai jaringan komputer yang secara khusus disediakan untuk digunakan pada batasan suatu organisasi tertentu, for examples : warnet, kantor, labkom.

C. Mengapa dibentuk jaringan komputer?

  • Resource Sharing, pengguna yang berbeda, bahkan yang berada di tempat yang berjauhan, dapat menggunakan sumber daya yang ada secara bersama sama. Contoh : Seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada di dekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak.
  • Kehandalan tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Contoh : Misalnya, semua file dapat disimpan atau dikopi ke dua, tiga atau lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.
  • Menghemat uang, Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer besar. Contoh : Komputer besar seperti mainframe memiliki kecepatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer komputer pribadi.

D. Keuntungan dan Kerugian Jaringan Komputer

a. Keuntungan Jaringan Komputer

  • Akses terhadap informasi yang up to date
  • Komunikasi yang lebih cepat, efektif, dan efisien
  • Sharing terhadap sumber daya yang tersedia

b. Kerugian Jaringan Komputer

 

E. Evolusi Jaringan Komputer

a. Mainframe Pada era 1960-1970 an

b. LAN (Local Area Network) Pada era 1970-1980  an

c. WAN (Wide Area Network) Pada era 1980-1990 an

d. Internet pada 1990 an

F. Bagaimana Komputer Bisa Saling Berhubungan?

  a. Perangkat Keras Jaringan

  • Network Interface Card

                    Periferal yang digunakan komputer untuk berkomunikasi dalam jaringan

Berdasarkan tipe bus, ada beberapa jenis NIC

  1. ISA : Bus ISA (Industry Standard Architecture) adalah sebuah arsitektur bus dengan bus data selebar 8-bit yang diperkenalkan dalam IBM PC 5150 pada tanggal 12 Agustus 1981. Bus ISA diperbarui dengan menambahkan bus data selebar menjadi 16-bit pada IBM PC/AT pada tahun 1984, sehingga jenis bus ISA yang beredar pun terbagi menjadi dua bagian, yakni ISA 16-bit dan ISA 8-bit. ISA merupakan bus dasar dan paling umum digunakan dalam komputer IBM PC hingga tahun 1995, sebelum akhirnya digantikan oleh bus PCI yang diluncurkan pada tahun 1992.
  2. EISA : Bus EISA (Extended/Enhanced Industry Standard Architecture) adalah sebuah bus I/O yang diperkenalkan pada September 1988 sebagai respons dari peluncuran bus MCA oleh IBM, mengingat IBM hendak “memonopoli” bus MCA dengan mengharuskan pihak lain membayar royalti untuk mendapatkan lisensi MCA. Standar ini dikembangkan oleh beberapa vendor IBM PC Compatible, selain IBM, meskipun yang banyak menyumbang adalah Compaq Computer Corporation. Compaq jugalah yang membentuk EISA Committee, sebuah organisasi nonprofit yang didesain secara spesifik untuk mengatur pengembangan bus EISA. Selain Compaq, ada beberapa perusahaan lain yang mengembangkan EISA yang jika diurutkan, maka kumpulan perusahaan dapat disebut sebagai WATCHZONE:
  3. MCA : Bus MCA (Micro Channel Architecture) adalah sebuah bus I/O ber-bandwidth 32-bit yang digunakan dalam beberapa komputer mikro. Bus ini dibuat oleh IBM yang ditujukan untuk menggantikan bus ISA 8-bit/16-bit yang lambat, selain tentunya untuk menghadapi masalah bottleneck yang terjadi akibat kecepatan prosesor yang semakin tinggi tapi tidak diimbangi dengan kecepatan bus I/O. Komputer yang menggunakan bus ini pun hanya sedikit, mengingat memang IBM mewajibkan para vendor untuk membayar royalti kepada iBM untuk mendapatkan lisensi bus MCA. Karena hal ini banyak vendor yang kurang setuju dengan IBM membuat “partai oposisi”, dengan membuat bus EISA.
  4. PCI : PCI (kepanjangan dari bahasa Inggris: Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya.

NIC berdasarkan tipe BUS :

  • Hub/Switch sebagai consentrator & repeater

Switch/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel jaringan dari tiap-tiap node. Switch/Hub mempunyai banyak slot konsentrator yang dapat dipasang menurut nomor port dari node yang dituju. Biasanya terdiri dari 8, 12, atau 24 port RJ-45

                                    Skema switch dan node yang terhubung

  • Router untuk menyeberangkan paket data ke jaringan yang berbeda atau  sebagai pengatur lalu lintas data antar jaringan.

Menyediakan layanan komunikasi antar jaringan (LAN-LAN atau LAN-WAN)

Router juga berfungsi sebagai penguat sinyal (repeater), karena pada jarak tertentu sinyal pada kabel akan                  melemah akibat impedansi dan propagasi kabel.

                 Router

NAT : Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.

  • Server adalah jantung Jaringan. Merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori besar, hardisk berkapasitas besar, dengan kartu jaringan kecepatan tinggi. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk di dalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan.
  • Kabel

Ada beberapa tipe pengkabelan jaringan, yaitu:

  1. Twisted Pair Ethernet

Tipe ini ada dua jenis, yaitu:

  • Unshielded Twisted Pair (UTP)
  • Shielded Twisted Pair (STP)

Konektor yang digunakan adalah RG-11 atau RG-45. Kabel tipe ini memiliki kehandalan dan kecepatan lebih baik dari kabel thin-coax (pada pada thin ethernet).

2. Fiber Optics

Tipe ini mahal dan sulit instalasinya tetapi kehandalan dan kecepatan transmisinya tidak diragukan lagi. Normalnya, kecepatan transmisi lebih dari 100M dan bebas dari pengaruh lingkungan.

  b. Perangkat Lunak Jaringan

  • Sistem Operasi Jaringan

Adalah sistem operasi yang bertugas mengatur protokol komunikasi dan informasi antar node dalam suatu jaringan.

Berbagi layanan aplikasi-aplikasi, data dan sumber daya untuk node-node yang terhubung dalam jaringan.

Ada dua tipe NOS

  • Client-Server
  • Peer to Peer

Sistem operasi jaringan (Inggris: network operating system) adalah sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.

Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

 

Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris

  • Network Interface Driver

Antarmuka yang menjembatani antara sistem operasi jaringan dengan perangkat keras jaringan sehingga dapat berfungsi secara ideal.

  • Protokol
  1. Metode Pengiriman Data

Pengiriman data dalam jaringan menggunakan metode CSMA/CD atau Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection. Suatu node (A) yang akan mengirimkan data akan memeriksa dahulu kondisi jalur data. Bila jalur kosong maka node tersebut akan mengirimkan datanya. Namun bila node lain (B) sedang menggunakan jalur data maka node (A) akan menunggu dan akan mencoba kembali.

Dalam protokol akses ini memungkinkan pada suatu saat terjadi beberapa node mengirimkan datanya secara bersamaan sehingga mengakibatkan collision atau tabrakan. Dalam kondisi demikian node-node tersebut akan batal mengirimkan data dan akan mencobanya kembali bila jalur tidak sibuk.

   2. Pengertian Protokol

Protokol adalah sistem yang bertugas menterjemahkan “bahasa-bahasa” yang dipakai antar node untuk berkomunikasi dalam jaringan. Yang umum dipakai adalah TCP/IP, sebenarnya adalah kumpulan beberapa protokol, misalnya: TCP, IP, SMTP, POP3

contoh protokol-protokol yang disertakan dalam TCP/IP

SMTP=Simple Mail Transfer Protocol

POP3=Post Office Protocol 3

UDP=User Datagram Protocol

ICMP=Internet Control Message Protocol

            3. Pengantar TCP/IP

               TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah protokol jaringan dengan teknologi “packet Switching“. Dikembangkan dalam proyek DARPA (development of Defense Advanced Research Project Agency), dikenal dengan nama ARPANET.

Packet Switching = TCP/IP melakukan transmisi data per segmen, artinya paket data dipecah dalam jumlah yang sesuai dengan besaran paket, kemudian dikirim melalui jaringan satu persatu hingga selesai. Setiap paket data memiliki Header yang berisi informasi sumber dan tujuan paket, nomor bagian paket yang diperlukan saat menyusun paket menjadi data utuh kembali, blok data yang memuat urutan paket dan kode cek kesalahan. Setiap paket data bisa saja dikirim melalui jalur yang berbeda ke tujuannya.

 

 4. Implementasi TCP/IP

Model protokol TCP disebut sebagai connection oriented protocol.

Untuk Berkomunikasi, TCP menggunakan port.

Port merupakan pintu masuk datagram dan paket data. Port data dibuat mulai dari 0 sampai dengan 65.536.

a. Port-Port TCP/IP

Port 0 sampai dengan 1024 disediakan untuk layanan standar, seperti FTP, TELNET, Mail, Web dan lainnya. Port ini lebih dikenal dengan nama well known port.

Contoh port yang umum dipakai :

 

FTP : FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah protokol Internet yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antara mesin-mesin yang menjalankan sistem yang sangat berbeda. Karena berfungsi sebagai file sharing maka kita dapat mendownload dan mengupload file yang kita inginkan. Seperti halnya browsing, FTP juga memiliki alamat. Alamat yang digunakan untuk browsing dapat diawali dengan HTTP misalnya http://id.wikipedia.org sedangkan FTP diawali dengan ftp misalnya ftp://globalscape.com

Telnet : TELNET adalah singkatan dari TELetype NETwork adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

SMTP : SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di Internet. Protokol ini dipergunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima.

Protokol ini timbul karena desain sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung sementara sampai surat elektronik diambil oleh penerima yang berhak.

HTTP : HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.

Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web (W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force (IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1,1, versti HTTP yang digunakan umum sekarang ini.

POP3 : POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email.

Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP dimana protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server.

Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung surat eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran server surat elektronik ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima surat elektronik yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.

         

         5. Internet Protokol

             Internet Protocol menggunakan IP-address sebagai identitas. Pengiriman data akan dibungkus dalam paket dengan label berupa IP-address pengirim dan IP-address penerima.

IP address terbagi dua ( 2 ) bagian, yaitu:

  1. Network ID ( identitas Jaringan )
  2. HOST ID ( Identitas Komputer )

 

Penulisan IP address terbagi atas 4 angka, yang masing-masing mempunyai    nilai maksimum 255 (maksimum dari 8 bit)

IP Address : xxx . xxx . xxx . xxx

Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

IP Address dirancang dalam beberapa CLASS yang didefinisikan sebagai berikut :

  • Class A :

Network id Host Id ( 24 bit )

0xxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx

  • Class B :

Network Id Host Id ( 16 bit )

10xx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx

  • Class C :

Network Id Host Id ( 8 bit )

110x xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx

 

        6. Perbandingan Model OSI dengan Implementasi TCP/IP

       7. Enkapsulasi dan layering pada TCP/IP

      8. Layer Aplikasi

Aplikasi yang digunakan user seperti telnet, FTP, SSH

G. Topologi Jaringan

Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan.

Topologi jaringan yang umum dipakai adalah: Bus, Cincin (Ring), Bintang (Star), dan Pohon (Tree).

  1. Topologi Jaringan BUS
    • Topologi linear bus banyak dipergunakan pada tipe pengkabelan thin-coax. Sederhana, kabel coaxial dengan penutup 50 ohm
    • Salah satu segment putus akan mengganggu seluruh jaringan
    • Kemungkinan collision lebih besar
    • Kabel coaxial lebih sulit dibentuk

                Kerugian dan Keuntungan

    1. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
    2. Kepadatan lalu lintas data besar

        2. Topologi Jaringan Ring (Cincin)

  • Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama.  Jaringan akan disebut sebagai loop. Lingkaran tertutup yang berisi node-node
  • Salah satu segment putus akan mengganggu seluruh jaringan
  • Aliran 1 arah, kemungkinan collision kecil
  • Implementasi dengan concentrator terlihat seperti topologi star

         3. Topologi Jaringan Bintang

  • salah satu node dibuat sebagai sentral. Ekonomis dan mudah dalam implementasi. Beban node sentral amat besar. Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node,
  • Salah satu segment putus tidak mengganggu seluruh jaringan
  • Biasanya digunakan kabel UTP

        4. Topologi Jaringan Tree

Topologi ini merupakan kombinasi dari topologi yang ada.

            Backbone memanfaatkan linear bus topology.

            Client atau node memanfaatkan star topology.

H. Karakteristik LAN

  1. Keterbatasan area/lokasi geografi
  2. Transfer data kecepatan tinggi
  3. Koneksi terus-menerus ke servis lokal
  4. Umumnya digunakan media kabel

I. Routing

Routing adalah Mekanisme penentuan rute tercepat ke host tujuan yang  berbeda jaringan

   Jenis-jenis routing dilihat dari cara update tabel routingnya

            a. Routing Static

  • Dengan memasukkan tabel routing secara manual
  • Di jaringan yang stabil (1 jaringan down ->seluruh jaringan yang melewati jaringan tersebut down)
  • Di jaringan kecil (2 , 3 jaringan)

            b. Routing dinamic

  • Dengan menggunakan routing protocol tabel routing otomatis terbentuk dan terupadate otomatis
  • Digunakan pada jaringan besar
  • Dapat digunakan pada jaringan yang tidak stabil 

 

            c. Routing Protocol

  • Bertujuan mencari rute tersingkat
  • Terbagi menjadi 2:
    • Interior Routing Protocol (Seperti RIP dan OSPF)
    • Exterior Routing Protocol (seperti EGP dab BGP)

J. DNS

 

  • Domain Name System : Memetakan nama domain menjadi IP address. Contoh www.detik.com dengan IP 202.158.66.28)
  • Struktur domain

 

  • Jenis-jenis DNS server
  1. RESOLVER : 

komputer hanya membangkitkan query informasi domain name kepada sebuah DNS server dan tidak menjalankan fungsi DNS server

          2. CACHE ONLY

Mempelajari jawaban-jawaban query yang diberikan oleh remote DNS server dan menyimpannya dalam memory.

         3. PRIMARY

Menjalankan fungsi name server berdasarkan database yang dimilikinya , Server ini menjadi authoritative Source bagi domain tertentu.

        4. SECONDARY

            Mengambil dari primary Server ini menjadi authoritative Source bagi domain tersebut

 

  • Dimana mendaftarkan domain?
    • TLD (Top Level Domain) seperti .com, .org, .net di:
      • Network Solutions Inc. ( http://www.nsi.com/)
      • GKG Inc. ( http://www.gkg.net/)
      • Register Inc. ( http://www.register.com/)
      • Dll
    • Domain berakhiran .id

                                 di http://www.depkominfo.go.id

 

K. Proxy Server

Proxy Server

  1. Web cache à akses lebih cepat
  2. Filtering di level aplikasi

     Konsep parent-sibling, proxy server disusun bertingkat seperti DNS

  1. Parent akan langsung mengambil ke website yang diminta apapun kondisinya
  2. Sibling digunakan untuk proxy “cadangan”

     Proxy dengan Parent & dengan Sibling

  1. Untuk jaringan besar
  2. Kerja Parent sangat berat

 

         Proxy tanpa Parent & dengan Sibling

  • Jaringan tidak besar
  • Bandwidth ke sibling harus besar

        Proxy tanpa Parent & tanpa Sibling

  • Banyak digunakan di ISP, warnet
  • Konfigurasi paling sederhana

 

       Konfigurasi proxy client, contoh pada IE

 

Oke mungkin itu saja penjelasan dari saya kurang lebihnya mohon maaf bila masih ada kata-kata dan penulisan yang kurang baik saya disini juga masih dalam pembelajaran.

 

Sekian dari saya sampai jumpa di postingan saya selanjutnya.

Terima kasih.

Wassalamualaikum Wr.Wb

 

Leave a Reply